-->

Penyebab Dinamo Pengering Mesin Cuci Sering Rusak

Mesin cuci 2 tabung salah satu model mesin cuci yang paling banyak dipergunakan. Cara pengoperasian lebih mudah. Emak-emak biasanya sudah terbiasa.
 
Dari sisi harga mesin cuci 2 tabung lebih murah dibandingkan dengan mesin cuci otomatis. Yaitu mesin cuci 1 tabung yang dikontrol lewat panel secara digital.
 
Mesin cuci 2 tabung masih menggunakan sistem kontrol analog yaitu berupa timer analog dan switch analog. Untuk menghidupkan dinamo (motor listrik) mesin cuci tinggal putar switch yang dilengkapi dengan timer.
 
Tidak dilengkapi dengan sensor otomatis semua serba manual. Lama pencucian atau pengeringan berdasarkan timer analog.
 
 
Mesin cuci merupakan salah satu peralatan elektronik dalam rumah tangga dimana pemakaiannya cukup sering. Hampir setiap hari dipergunakan, oleh karena itu suatu saat akan mengalami kerusakan.
 
Kerusakan pada mesin cuci 2 tabung bermacam-macam. Berikut ini kerusakan-kerusakan pada mesin cuci 2 tabung:
  •  Air pembuangan tidak keluar atau keluar tapi kecil, lama habisnya.
  • Timer tidak balik ke posisi semula'
  • Mesin cuci mati total baik bagian wash atau spin
  • Bagian kipas pencuci tidak berputar
  • Bagian pengering tidak hidup
  • Dan lain-lain
Kerusakan-kerusakan mesin cuci 2 tabung diatas bisa disebabkan oleh hal sepele seperti kabel digigit tikus. Atau juga karena adanya komponen yang rusak atau terbakar seperti dinamo yang terbakar.

Dinamo Pengering Mesin Cuci 2 Tabung Sering Rusak 

Sekarang ini kalau dinamo pengering mesin cuci 2 tabung rusak cukup mudah untuk perbaiki sendiri tidak perlu panggil teknisi. Anda cukup beli dinamo baru satu set dengan tipe yang sama beres dech.
 
Yang perlu diperhatikan saat akan mengganti dinamo mesin cuci pengering adalah ukur diameter as dan panjang as agar sesuai dengan dudukan sebelumnya.
 
Tapi, pernahkah anda mengalami habis ganti dinamo mesin cuci bagian pengering yang rusak tapi tidak lama kemudian rusak lagi. 

Hal ini terjadi bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti:
  • Dinamo pengering pengganti kurang berkualitas, spul atau lilitan bukan tembaga (lebih awet)
  • Beberapa komponen pendukung tidak ikut diganti
  • Cara pemasangan yang kurang tepat (kebalik kabel)
 Dipasaran rata-rata sekarang dinamo pengering mesin cuci 2 tabung menggunakan jenis spul atau lilitan bukan dari bahan tembaga. Harganya memang lebih murah dibandingkan dengan yang berbahan tembaga.
 
Tapi dari sisi keawetan dinamo/motor listrik yang menggunakan lilitan berbahan tembaga lebih awet dibandingkan dengan yang berbahan alumunium. Klik disni harga dinamo pengering spull tembaga

Spul berbahan alumunium lebih rentan putus, karena tidak tahan panas. Sering mengalami sambungan antar spul mengalami korosi atau putus. 

Saat penggantian dinamo pengring sebaiknya ganti juga komponen pendukung seperti seal pengering pegas dudukan dinamo dan kapasitor jika diperlukan.

Efek Seal Pengering Yang Bocor

Seal pengering yang sudah rusak bisa menyebabkan air bocor dari tabung pengering. Lama-kelamaan air sabun yang menetes saat prose pengeringan itu jika terkena dinamo menyebabkan korosi. Hingga akhirnya membuat spul dinamo short dan terbakar.
 
Ciri-ciri sela pengering mesin cuci 2 tabung sudah rusak secar visual bisa terlihat. Seperti bagian seal yang menempel pada as keranjang terlihat longgar atau sudah tidak rata. Jika seal dipasang pada as ada ruang gerak atau longgar.
 
Dibagian bawah mesin cuci terlihat noda-noda seperti bekas air sabun yang menetes saat pengering dijalankan. Lebih parah lagi karet seal terlihat robek.

seal pengering mesin cuci model derat
Kalau anda melihat kondisi demikian sebaiknya ganti seal pengering dengan yang baru. Klik disini harga seal pengering mesin cuci .
 
Saat membeli seal yang baru pastikan sesuai dengan diameter as keranjang yang dipergunakan. Biasanya menggunakan as 12 mm atau 14 mm. Ukur saja diameter as dengan penggaris. Kalau tidak sesuai dengan as nanti bisa longgar atau tidak masuk di as.
 
Tujuannya agar dinamo yang barusan kita ganti tidak kena air dan menjadi lebih awet. Seal yang sudah bocor salah satu penyeba kerusakan utama pada dinamo pengering mesin cuci.
 

Pegas Dudukan Dinamo Pengering

Dinamo pengering pada mesin cuci terpasang pada pegas atau per dudukan dinamo pengering. Berbeda dengan dinamo bagian pencuci yang terpasang pada body mesin cuci.
 
Fungsi per dudukan agar ketika pengering beroperasi menjadi lebih fleksible dan mengurangi efek getaran yang ditimbulkan. 
 
Pegas dudukan dinamo yang sudah rusak karena sudah lemah atau ada yang patah bisa membuat dinamo pengering menjadi cepat rusak.
 
Karena jika pegas dudukan bermasalah, pengering saat dioperasikan tidak center. Keranjang biasanya akan membentur dinding-dinding body mesin cuci, putaran tidak lancar. Pengering bunyi gleduk-gelduk karena berbenturan dengan dinding.
 
Kalau sudah demikian sebaiknya adan ganti dengan yang baru. Saat mengganti dengan yang baru pastikan tinggi dan bentuknya sama supaya pas saat dipasang. klik disini harga per dudukan dinamo pengering

Jika dibiarkan hal ini bisa mempercepat kerusakan dinamo pengering, karena beban dinamo menjadi bertambah akibat putran yang tidak lancar.
 
 Demikian sedikit informasi mengapa dinamo pengering mesin cuci sering mengalami kerusakan dibandingkan dengan dinamo pencuci pada mesin cuci 2 tabung.
 
Semoga bermanfaat..

 

LihatTutupKomentar